LOKAKARYA PENYESUAIAN BAHAN KAJIAN JOINT LECTURE FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA DAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Hadir dalam Lokarkarya Penyesuaian Bahan Kajian Joint Lecture, Dekan FKH Universitar Brawijaya drh. Diah Ayu Oktavianie dan Dekan FKH Undana Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si beserta pejabat lainnya dari kedua Fakultas.

Lokakarya Penyesuaian Bahan Kajian Joint Lecture tersebut berlangsung pada hari Jumat, 20 Agustus 2021, sebagai bentuk kerjasama kurikulum dan implementasi merdeka belajar – kampus merdeka atau disingkat KAK-MBKM tahun 2021 antara Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana (FKH Undana).

Lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kedua fakultas untuk melakukan Joint Lecture (JL), dengan tujuan untuk menyamakan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dari mata kuliah yang disepakati untuk JL.

Adapun pada pertemuan sebelumnya, kedua fakultas telah menyepakati 7 mata kuliah JL pada semester Ganjil 2021-2022. Ketujuh mata kuliah tersebut adalah 1) Histologi Veteriner I; 2) Parasitologi Veteriner I; 3) Farmakologi Veteriner II; 4) Virologi Veteriner; 5) Diagnosa Klinik; 6) Zoonosis; dan 7) Higiene Pangan. Lokakarya ini diikuti oleh 18 orang dosen FKH UB dan 16 orang dosen FKH Undana. Lokakarya ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Akademik FKH UB, drh. Fajar Shodiq Permata, M.Sc, mewakili Dekan FKH UB. Lokakarya ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Undana, Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc yang juga merupakan koordinator MK Virologi Veteriner, salah satu MK JL.

Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang menjadi dasar pelaksanaan Joint FKH UB dan FKH Undana

Dalam sambutannya, WDI FKH UB menyatakan bahwa JL diinisiasi oleh Dekan FKH UB drh. Diah Ayu Oktavianie, M.Biotech dan Dekan FKH Undana Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si. Lebih lanjut, drh. Fajar mengatakan bahwa tujuan utama pelaksanaan JL adalah untuk memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas sekaligus menjalin kerjasama dengan FKH Undana. Selain itu, JL juga dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas lulusan serta mendapat kesempatan pertukaran pelajar (mahasiswa) dalam program studi. Secara umum, JL dilaksanakan full daring pada semester ganjil 2021-2022. JL juga hanya dilaksanakan untuk kuliah saja sedangkan praktikum akan diampu oleh dosen pada unit masing – masing. Berdasarkan hasil diskusi antar para pengampu mata kuliah JL dari UB dan Undana, akhirnya disepakati 6 MK yang akan dilaksanakan secara JL. Mata kuliah tersebut antara lain: 1) Histologi Veteriner I; 2) Parasitologi Veteriner I; 3) Virologi Veteriner; 4) Diagnosa Klinik; 5) Zoonosis; dan 6) Higiene Pangan. WD I Undana dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan bahwa kerjasama dengan FKH UB sudah dilakukan sejak tahun 2010, sejak FKH berdiri dan masih berstatus Program Studi. Sementara Dekan FKH Undana, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan JL akan membawa manfaat yang sangat besar bagi kedua fakultas untuk kerjasama ke depannya.

Suasana pembahasan MK. Farmakologi Veteriner II antara Tim Pengampu MK. pada FKH UB dan FKH Undana

Adapun manfaat dari JL ini adalah:

  1. Terjadi blended mahasiswa FKH UB dan FKH Undana. Dari hasil pertemuan sebelumnya, FKH Undana sepakat untuk mengampu MK JL pada dua kelas (A dan B) dari empat kelas parallel (ABCD) yang ada di FKH UB. Sementara di FKH Undana sendiri, mahasiswa peserta MK JL akan dibagi dalam dua kelas juga.
  2. Terjadi blended dosen FKH UB dan FKH Undana dimana dalam satu kelas MK JL akan diampu oleh dosen FKH UB dan 1-2 orang dosen FKH Undana.
  3. Adanya pembagian jumlah tatap muka (50:50) artinya dosen FKH Undana akan mengajar 7 pertemuan dan dosen FKH UB akan mengajar 7 pertemuan.
  4. Apabila dosen FKH Undana mengajar maka dosen FKH UB hadir dan mengisi presensi sebagai dosen sit in.
  5. Satu MK JL hanya diberikan satu tugas Case Study dengan mempertimbangkan adanya kegiatan kemahasiswaan.

Setelah sambutan dan pembukaan JL, dosen pengampu MK Jl kemudian dibagi kedalam ruang yang berbeda (break room) untuk setiap mata kuliah agar setiap dosen pengampu dapat berdiskusi mengenai teknis pelaksanaan JL. Hasil diskusi setiap tim MK JL diperoleh dari 7 MK yang disepakati untuk JL hanya satu mata kuliah yang batal untuk JL karena bahan kajiannya tidak sinkron, yaitu MK Farmakologi Veteriner II. Sementara 6 MK yang lain sudah disepakati hingga teknis pelaksanaannya.

Menutup lokakarya tersebut, Dekan FKH UB mengatakan bahwa setelah disepakati teknis pelaksanaan JL untuk setiap MK maka diharapkan kegiatan JL dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai Learning outcomes (capaian pembelajaran) untuk setiap mata kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *